Berdasarkan data yang dilansir Cnbc.com, pada perdagangan Rabu
(30/10/2013) hingga pukul 13.07 WIB, harga emas internasional
ditransaksikan melemah sebesar US$0,80 (0,06%) ke posisi US$1.344,7 per
troy ounce.
Ariston Tjendra, kepala riset Monex Investindo Futures
mengatakan, kekhawatiran pasar terhadap hasil Federal Open Market
Committee (FOMC)dinihari nanti, Kamis 31/10/2013pukul 01.00 WIB, membuat
pasar keluar dari pasar. “Investor memegang aset dolar sehingga dollar
AS menguat dan harga emas tertekan,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (30/10/2013).
Dia
menjelaskan, harga emas turun di bawah support US$1.343 semalam yang
membuat tren pergerakan harga emas untuk sementara tertekan.
“Selama
di bawah resisten US$1.354 harga masih berpotensi tertekan dengan
potensi target mendekati area US$1.330 per troy ounce,” tandas dia.
Di
sisi lain, peluang penguatan kembali, harus menunggu konfirmasi
penembusan level resisten US$1.360 dengan potensi target ke area
US$1.375 per troy ounce.
Di atas semua itu, market mover hari ini
selain hasil keputusan rapat FOMC, sebelumnya akan dirilis data non-farm
payrolls AS yang disurvei pihak swasta ADP dan data indeks harga
konsumen (CPI) AS.
“Dua data ini bisa menjadi market mover
menjelang FOMC. Data tenaga kerja yang bagus dan CPI yang di atas
prediksi pasar, biasanya bisa menekan harga emas,” imbuh Ariston

Posting Komentar