Home » » Lari 10 K Lintas Batas Papua Dibuka Oleh Menpora

Lari 10 K Lintas Batas Papua Dibuka Oleh Menpora

Written By Unknown on Kamis, 31 Oktober 2013 | 08.51

Menpora  Roy Suryo bersama istrinya Ismarindayani Priyanti hari Rabu (30/1) pagi melepas peserta  Lomba Lari Lintas Batas 10 K di Kecamatan Skouw, Kota Jayapura yang berdekatan dengan Pos Pemeriksaan Lintas batas (PPLP) perbatasan RI dengan Papua Nugini di Papua.

Menpora tiba di Skouw disambut Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Sandaun  Amkat Mai perwakilan dari Papua Nugini, Pangdam 17 Cendrawasih Mayjen TNI Christian Zebua dan Konsulat RI untuk PNG.  Masyarakat setempat dan peserta lomba lari ikut menyambut dengan tepuk tangan dan sorak antusiasme. 

Dalam sambutannya Menpora menyatakan  bangga dan senang atas terselenggaranya kegiatan lomba lari lintas batas antara Indonesia - Papua Nugini. Menpora juga menyampaikan salam dari Bapak Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. "Indonesia dan Papua Nugini memiliki persamaan moto yaitu Unity Universal yang bermakna persahabatan dalam harfiah Bhineka Tunggal Ika. Saya senang bisa berada disini untuk melepas kejuaraan Lomba Lari 10 K yang menempuh perjalanan hingga perbatasan Papua Nugini. Acara ini sangat saya dukung karena selain untuk berolahraga, lomba ini bisa menambah hubungan anatara Indonesia dan Papua Nugini lebih erat lagi," kata Menpora.

Sebelumnya Gubernur Sandaun memberikan apresiasi yang sangat tinggi bahwa dengan kegiatan Lomba Lari 10 KM RI-PNG terkandung makna solidaritas antara RI dan PNG sangat solid serta akan selalu menjaga dedikasi yang lebih baik lagi dimasa mendatang.

Lomba lari 10 K yang untuk kedua kalinya diadakan itu akan diikuti setidaknya 400 pelari, termasuk para pelajar dari Jayapura dan Vanimo (Papua Nugini). Lari 10 K ini sudah ditetapkan sebagai agenda tahunan bersama antara Provinsi Papua Indonesia dan Provinsi Sandaun (Papua Nugini). Selain untuk menggali potensi bibit-bibit di kalangan pelajar kedua negara, event dengan tema "Run For Friendship" juga diharapkan bisa mempererat persahabatan dan interaksi masyarakat, terutama di daerah perbatasan. Lomba yang juga menyuguhkan atraksi budaya tari-tarian dari Jayapura dan Vanimo itu menyediakan hadiah sebesar Rp7 juta sebagai juara dan masing-masing Rp6 juta dan Rp5 juta untuk peringkat kedua dan ketiga.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | IACS | Suhaimi
Copyright © 2013. Bengkalis Investigasi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Bengkalis Info
Proudly powered by Blogger